Cegah Kanker Payudara Dengan 5 Cara Ini


Kanker Payudara memang sudah menjadi momok menakutkan bagi wanita. Di Indonesia, kasus Kanker Payudara termasuk tinggi dan masuk dalam 10 penyebab kematian terbanyak pada perempuan.

Banyak faktor penyebab kanker berada di luar kendali wanita, misalnya karena faktor genetik. Namun, belum lama ini, ada sebuah riset menemukan cara-cara tertentu yang bisa dilakukan untuk membantu mencegah kanker.

"Orang perlu tahu bahwa mereka bukan berarti tak bisa melawan," kata Susannah Brown, ilmuwan senior di World Cancer Research Fund (WCRF) di London, Inggris. "Ada langkah-langkah yang bisa ditempuh untuk membantu mengurangi risiko kanker."

WCRF telah bekerja sama dengan American for Cancer Research untuk melakukan penelitian dan akhirnya menemukan bukti kuat bahwa risiko Kanker Payudara bisa menurun berkat gaya hidup yang sehat.

Dilansir dari Reader's Digest Canada, inilah 5 cara yang harus dilakukan dalam gaya hidup sehari-hari agar terhindar dari Kanker Payudara.

1. Mengurangi konsumsi alkohol

Satu gelas minuman beralkohol bisa meningkatkan risiko Kanker Payudara hingga 10%. Alkohol ternyata bisa meningkatkan kadar estrogen sehingga mengacaukan bagian yang bertugas mengontrol sel dan timbullah Kanker Payudara. Selain itu, dalam metabolisme tubuh, alkohol akan berubah menjadi acetaldehyde, suatu racun yang bisa merusak DNA dan mengganggu kemampuan tubuh untuk memperbaikinya.

2. Rajin berolahraga

Olahraga bisa menurunkan risiko Kanker Payudara dan malas bergerak aktif bisa meningkatkannya. Olahraga membuat kadar estrogen pada wanita pascamenopause menurun dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, jika olahraga dilakukan di luar ruangan, paparan vitamin D dari sinar matahari juga bisa berdampak positif.

3. Jaga berat badan ideal

Kelebihan berat badan atau obesitas di masa dewasa menjadi faktor risiko penyebab Kanker Payudara pascamenopause. Setelah menopause, obesitas juga cenderung menyebabkan Kanker Payudara. Setiap 10 kg penambahan berat badan pascamenopause memiliki risiko 18% lebih besar terkena Kanker Payudara.

Ketika wanita sudah menopause, jaringan lemak menjadi sumber utama estrogen. Para peneliti juga menemukan adanya hubungan antara obesitas dan peradangan kronis pada jaringan lemak yang mungkin bisa meningkatkan risiko kanker pada payudara.

4. Hindari terapi penggantian hormon

Hormone Replacement Therapy (HRT) atau terapi penggantian hormon digunakan untuk mengobati gejala menopause yang disebabkan oleh penurunan tajam kadar estrogen. Ternyata, HRT yang membuat kadar estrogen meningkat pada wanita pascamenopause memicu munculnya 15% kasus baru Kanker Payudara.

5. Ikuti pola makan yang baik

Makanan juga terbukti mempengaruhi Kanker Payudara. Pada penelitian WCRF, risiko Kanker Payudara bisa menurun dengan mengonsumsi sayuran rendah zat tepung (aneka sayuran selain kentang dan jagung misalnya), kaya karoten seperti wortel dan labu, serta makanan yang tinggi kalsium.

Selain itu, makan banyak sayuran sangat penting untuk diet seimbang dan untuk menjaga berat badan yang sehat sehingga tubuh terhindar dari kanker.

No comments for "Cegah Kanker Payudara Dengan 5 Cara Ini"